Beberapa Surat Penting Dalam Al-Quran

Al-Quran sebagai tempat rujukan segala sesuatu bagi kaum muslimin baik dalam masalah-masalah duniawi seperti jual beli, pembagian harta waris dan sebagainya, maupun masalah-masalah ukhrawi seperti shalat, puasa, haji dan lain-lain. Semuanya bagi seorang yang mengaku dirinya muslim akan dikembalikan kepada kitab suci Al-Quran.

Al-Quran disamping sebagai mu'jizat terbesar Nabi kita Muhammad saw, pada sisi lain dalam diri Al-Quran sendiri terdapat mu'jizat-mu'jizat yang tidak akan kita dapatkan pada kitab-kitab pegangan agama lain, seperti : mu'jizat Al-Quran dari segi sejarah, ihtijaj (argumentatik), dan akhlak serta mu'jizat Al-Quran dari segi hukum dan undang-undang. Termasuk dalam Al-Quran juga terdapat surat-surat penting dimana Rasulullah saw menekankan pembacaan surat-surat tersebut yang memiliki banyak keutamaan.

1. Surat Yasin 

Rasulullah saww bersabda, "Barang siapa yang membaca surat Yasin maka Allah Azza Wa Jalla akan mengampuninya dan ia akan diberi pahala seperti membaca Al-Quran dua belas kali. Kemudian apabila dibacakan surat Yasin pada orang sakit maka setiap huruf yang dibacanya akan datang padanya (si sakit) sepuluh malaikat yang berbaris di hadapannya, memintakan ampun untuknya dan menyaksikan pencabutan ruhnya serta mereka mengiringi jenazahnya sampai ke penguburannya. Apabila orang sakit sendiri yang membaca dan dia dalam keadaan sakaratul maut, ataupun seseorang membacakan untuknya maka akan datang Ridwan (malaikat penjaga surga) dengan membawa minuman dari surga dan dia akan meninggal dalam keadaan kenyang dan dibangkitkan tidak kehausan, serta ia tidak membutuhkan telaga-telaga para Nabi as sampai ia memasuki surga tanpa rasa haus.

Diriwayatkan dari Rasulullah saw: "Sesungguhnya surat Yasin akan menaungi pembacanya dengan sebaik-baik kehidupan dunia dan akherat, ia akan mencegahnya dari bala dunia dan akherat dan akan melindunginya dari perasaan takut di akherat dan akan mencegahnya dari segala bentuk kekejian serta akan mencukupinya dari segala kebutuhan. Pembaca surat Yasin akan dikabulkan hajatnya dua puluh hari, dan barang siapa yang mendengarkan surat Yasin maka Allah swt akan memberinya seribu nur (cahaya), seribu keyakinan dan seribu berkah serta seribu rahmat yang melindunginya dari segala rasa dengki dan penyakit lainnya."

Imam Shodiq as berkata: "Barang siapa yang membaca surat Yasin pada siang hari maka ia termasuk orang-orang yang terjaga dan menerima rizki hingga sore hari, dan barang siapa yang membacanya pada malam hari sebelum tidur maka Allah mengutus seribu malaikat untuk menjaganya dari kejahatan semua syaithan dan apabila dia meninggal pada hari itu maka Allah akan memasukkannya ke surga."

2. Surat Ar-Rahman

Imam Shodiq as berkata: "Janganlah berprasangka buruk kepada orang yang membaca surat ar-Rahman karena tidak akan tinggal di hatinya sifat munafik, dan surat ar-Rahman akan menghadap Allah pada hari kiamat dengan sebaik-baik wajah dan seharum bau wangi hingga bertemu dengan Allah Azza Wa Jalla di suatu tempat dan tidak seorangpun bisa dekat kepadanya dari dirinya, dan Allah akan bertanya kepadanya (surat ar-Rahman): "Siapa yang sering membacamu di dunia secara istiqomah ?" ia menjawab: "Tuhanku, fulan dan fulan," maka putihkanlah wajah-wajah mereka, lalu Allah akan menjawab: "Sesungguhnya syafa'atKu hanya untuk orang-orang yang mencintaimu," dan Allah akan mensyafa'atinya hingga tidak sedikitpun tertinggal dosa mereka, kemudian Allah berkata kepada mereka: "Masuklah kalian ke dalam surga dan tinggallah di dalamnya sesuka kalian."

Imam Shodiq as berkata: "Barang siapa yang membaca surat ar-Rahman, maka hendaknya pada setiap bacaan "Fabiayyi aalaai Robbikuma tukadziban" dijawab dengan "Wahai Tuhanku tidak satupun dari nikmat-nikmatMu yang aku kufuri." Apabila di waktu malam hari atau siang seseorang membacanya kemudian meninggal, maka ia meninggal sebagai seorang syahid. Diterjemahkan oleh Ali Alatas dari kitab Mafatih al-Jinan karya Syeikh Abbas al-Qummi.

Pada hari kiamat seorang hamba tidak akan bergeser kedua kakinya hingga ditanyai tentang empat perkara:

1. Tentang umurnya untuk apa dihabiskan.

2. Tentang masa mudanya dengan apa ia lalai.

3. Tentang hartanya dari mana diperoleh dan ke mana diinfakkan.

4. Tentang kecintaannya kepada kami (Ahlul-Bait).

[Dikutipdari Fatih Guven, 560 Hadis dari 14 Manusia Suci, Yayasan Islam Al-Baqir, Bangil, Hadis dari Rasulullah saw]