Doa Membaca Al-Qur'an

Imam ash-Shadiq as selalu membaca doa berikut ini ketika beliau ingin membaca Al-Qur'an:[1]

. . ǡ . . . . . . . . . . . . . . . .

Ya Allah, wahai Tuhan kami! Segala puji bagi-Mu! Engkaulah satu-satunya Dzat pemilik kekuatan dan kekuasaan yang tegar. Segala puji bagi-Mu. Engkaulah Yang Maha Tinggi dengan kemuliaan dan keagungan, serta di atas langit dan 'Arsy yang agung. Wahai Tuhan kami! Segala puji bagi-Mu! Engkaulah Yang Maha Cukup dengan ilmu-Mu dan setiap pemilik ilmu selalu membutuhkan-Mu. Wahai Tuhan kami! Segala puji bagi-Mu! Wahai Dzat Penurun ayat-ayat dan Al-Qur'an yang agung! Segala puji bagi-Mu atas hikmah dan Al-Qur'an yang agung dan jelas yang telah Kau ajarkan kepada kami. Ya Allah! Engkau telah mengajarkannya kepada kami sebelum kami ingin untuk mempelajarinya dan Engkau telah mengkhususkannya buat kami sebelum kami menginginkan manfaatnya. Ya Allah! Jika semua itu merupakan anugrah, keutamaan, kedermawanan, kasih sayang, dan rahmat bagi kami dari-Mu tanpa kami harus bersusah-payah untuk itu, makaya Allahtanamkanlah kepada kami kecintaan untuk membacanya dengan baik, memelihara ayat-ayatnya, beriman kepada ayat-ayat mutasyabihnya, mengamalkan ayat-ayatnya yang pasti (muhkam), faktor pendorong untuk memahami takwilnya, petunjuk di dalam merenungkannya, dan kecerahan kalbu dengan cahayanya. Ya Allah! Sebagaimana Engkau telah menurunkannya sebagai penyembuh bagi para wali-Mu, kesengsaraan bagi para musuh-Mu, kebutaan bagi orang-orang yang bermaksiat kepada-Mu, dan cahaya bagi orang-orang yang menaati-Mu, makaya Allahjadikanlah ia bagi kami sebagai benteng dari siksa-Mu, penangkis amarah-Mu, penghalang untuk bermaksiat kepada-Mu, penjaga dari murka-Mu, petunjuk untuk menggapai taat-Mu, dan cahaya pada hari kami berjumpa dengan-Mu yang dapat kami gunakan untuk menerangi jalan kami di antara kerumunan para makhluk-Mu, mempermudah kami untuk menyeberangi shirath-Mu, dan menunjukkan kepada kami jalan menuju surga-Mu. Ya Allah! Kami berlindung kepada-Mu dari kesengsaraan dalam mengembannya, kebutaan (sehingga kami berat) mengamalkannya, penentangan terhadap hukumnya, melampui tujuannya, dan keteledoran dalam menjaga haknya. Ya Allah! Pikullah atas nama kami segala isinya yang berat, curahkanlah atas kami pahala (membaca)nya, berikanlah kepada kami kemudahan untuk mensyukurinya, dan berikanlah kepada kami kekuatan untuk menjaga dan memeliharanya. Ya Allah! Jadikanlah kami orang-orang yang mengikuti halalnya dan menjauhi haramnya, serta menegakkan hukum-hukum dan melaksanakan kewajiban-kewajibannya. Ya Allah! Anugrahkan kepada kami kemanisan membacanya, kegiatan untuk menegakkannya, ketakutan ketika membacanya, dam kekuatan untuk mempraktikkannya di malam dan siang hari. Ya Allah! Sembuhkanlah kami dari kepulasan tidur dengan sedikit (membacanya), bangunkanlah kami di pertengahan malam dari kepulasan tidur orang-orang yang tertidur pulas, dan sadarkanlah kami kantukan orang-orang yang terlena oleh kantuknya pada saat-saat terkabulnya doa. Ya Allah! Ciptakanlah dalam kalbu kami kecerdasan ketika merenungkan keajaibannya yang tak pernah punah, kelezatan ketika mengulanginya, pelajaran berharga ketika membacanya, dan manfaat yang jelas ketika menyelaminya. Ya Allah! Kami berlindung kepada-Mu supaya hati kami tidak meremehkannya, menjadikannya bantal ketika kami tidur, dan mencampakkannya di belakang punggung kami, dan kami berlindung kepada-Mu dari kekerasan hati dalam menanggapi nasihat-nasihat-Mu. Ya Allah! Berikanlah manfaat kepada kami dengan ayat-ayat yang telah Kau sebutkan di dalamnya, sadarkanlah kami atas perumpamaan-perumpamaan yang telah Kau bawakan di dalamnya, tutupilah keburukan-keburukan kami dengan takwilnya, lipat-gandakanlah pahala kami karenanya, angkatlah derajat kami karenanya sebagai pahala bagi kami, dan temukanlah kami dengan kebahagiaan setelah kami mati karenanya. Ya Allah! Jadikanlah ia sebagai bekal yang dengannya Kau kokohkan kami ketika harus berhadapan dengan-Mu di alam Mahsyar, sebagai jalan yang jelas yang dapat kami lalui untuk menuju ke haribaan-Mu, sebagai ilmu bermanfaat yang dengannya kami dapat mensyukuri segala nikmat-Mu, dan kekhusyukan jujur yang dengannya kami memuji asma-Mu. Karena Engkau telah menjadikannya hujjah atas kami yang dapat memupus alasan-alasan kami dan dengannya Engkau telah mencurahkan nikmat atas kami sehingga syukur kami tidak akan dapat membalasnya. Ya Allah! Jadikanlah ia sebagai wali bagi kami yang dapat menyelamatkan kami dari ketergelinciran, sebagai petunjuk yang dapat menunjukkan kami kepada amal saleh, sebagai penunjuk jalan yang dapat meluruskan kami dari penyelewengan, dan sebagai penolong yang dapat menguatkan kami melawan kemalasan sehingga ia dapat menuntun kami ke cita-cita yang paling utama. Ya Allah! Jadikanlah ia sebagai pemberi syafaat pada hari perjumpaan besar, sebagai senjata pada hari kenaikan, sebagai hujjah pada hari penentuan keputusan, dan sebagai cahaya pada hari kegelapan, suatu hari yang tiada bumi dan langit, suatu hari pembalasan atas usaha setiap orang yang telah dilakukannya. Ya Allah! Jadikanlah ia sebagai pembasmi dahaga pada hari kehausan dan sebagai keselamatan pada hari pembalasan dari api yang membakar sehingga tidak akan tersisa orang-orang yang terbakar dan terengah-engah karena kepanasan kecuali sedikit. Ya Allah! Jadikanlah ia sebagai argumentasi bagi kami di hadapan seluruh umat manusia pada hari pengumpulan seluruh penduduk bumi dan langit. Ya Allah! Limpahkanlah kepada kami kedudukan para syuhada, kehidupan orang-orang yang bahagia, dan kebersamaan dengan para nabi. Sesungguhnya Engkah Mahamendengar ata segala doa.


[1]Muhammad Ya'qub al-Kulaini, al-Kf, jilid 2, hal. 573, Kitab Doa, Bab Doa Ketika Membaca Al-Qur'an.